Breaking News
Loading...

Kamis, 23 Februari 2023

Nota Belanja Banyak yang Tidak Jelas; EGP 113.000 Uang Wisuda Masih Tersisa

 

Sidang Paripurna MPA (Gambar: dok. Wawasan)


Wawasan, Kairo— Sidang Paripurna MPA PPMI Mesir diadakan pada Rabu (22/2) di gedung KMJ. Di mana sidang kali ini sempat menyinggung banyaknya fathuroh (red— nota belanja) yang kurang jelas dan tidak tervalidasi dengan baik. Selain itu, sisa uang dari kepanitiaan wisuda hingga saat ini masih tersisa EGP 113.000 dan telah dikembalikan 100% ke Bendahara Umum.

 

Hal ini pun diamini oleh Andi Fuadh Syauqi selaku Bendahara Umum, “Untuk mengenai fathuroh yang tidak jelas, kalau melihat laporan keuangan mereka itu ada sebanyak 2.200 sekian item yang dibeli atau yang digunakan. Sedangkan faturoh yang ada hanya sekitar 300 sampai 400 fathuroh asli. Selebihnya itu kita kemarin berdiskusi, jalan keluarnya adalah tulis sendiri,” ungkapnya.

 

Ia juga menyampaikan bahwa EGP 20.000 dari sisa uang tersebut akan dialokasikan ke anggaran dana kepanitiaan wisuda selanjutnya. Adapun sisanya, untuk sementara ini akan dianggarkan ke anggaran dana termin dua PPMI Mesir.

 

Adapun dampak dari fathuroh yang tidak valid tersebut ini diungkapkan langsung oleh Abdul Qadir Zaylani selaku Ketua Kajian Strategis (KASTRAT) PPMI Mesir. “Salah satu bentuk dari penggelapan dana ringan kalau kita cari contohnya untuk organisasi, yaitu penggelapan bukti transaksi atau fathuroh. Nah, kalau fathuroh tersebut diselewengkan misalnya memang di situ tertulis misalnya roti itu 85, bisa jadi yang ditulis di fathuroh yang bukan asli 100. Itu memang bisa berpotensi.” jelasnya.

 

Selain itu Abdul Qadir pun menjelaskan bahwa sisa uang tersebut akan dialokasikan sesuai dengan AD/ART PPMI Tahun 2018 yang akan diamandemenkan, Bab 7 tentang kegiatan PPMI Mesir pasal 41 tentang dana kegiatan PPMI Mesir ayat 1, dana kegiatan PPMI Mesir adalah dana yang diusahakan oleh PPMI Mesir dan / atau dana yang diperoleh dari dan / atau diusahakan oleh pihak lain serta disampaikan kepada PPMI.

 

Ketua Kastrat sendiri pun berharap agar untuk dana tersebut bisa dilakukan pemerataan. Baik itu ke Lembaga Semi Otonom ataupun Senat-Senat dan lain-lain. Supaya dapat menopang program kerja mereka.


Reporter: Akmal Sulaeman

Editor: Ichsan Semma 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar