Breaking News
Loading...

Minggu, 04 Desember 2022

Tegaskan Eksistensi, Festaphoria Jadikan Musik Tak Lagi Sekadar Bunga Acara

Acara puncak Festhaporia (Gambar: dok. Wawasan)


Wawasan, Kairo— “Musik yang selalu dijadikan bunga acara pengen kita wadahi agar bisa dilihat secara khusus oleh teman-teman Masisir,” ungkap Muhammad Nael Azka selaku Steering Committee (SC) juga Wakil Ketua Masisir Musik Gram (MMG) dalam wawancara bersama kru Wawasan di acara puncak Festaphoria yang diadakan pada Jumat, (2/12) di Galal el-Sharkawy Teatro, Ramsis.


“Bahwa main musik itu juga susah, loh. Main musik itu juga perlu effort yang banyak dan lain sebagainya,” tutupnya.

 

Ia pun mengungkapkan bahwa pada dasarnya di beberapa kegiatan Masisir saat ini memang terdapat banyak musik yang menghibur, namun tidak menjadi concern utama dalam acara tersebut. Di mana salah satu contoh kasus yang kerap terjadi adalah tidak idealnya penempatan waktu tampil musik tersebut untuk ditonton, misalnya saat sedang makan, istirahat, dan lain-lain.

 

Menurutnya hal itulah yang menjadi keresahan untuk menghadirkan event di mana musik memiliki tempat dan bisa dilihat secara khusus oleh khalayak. Acara tersebut pun berhasil membuat penonton pecah, berbagai lagu dengan beragam genre secara bergantian hadir mewarnai panggung, membawa penonton tenggelam dalam euforia dan ikut menyanyi bersama.

 

Mulai dari Aku Bukan Untukmu dan Terlalu Cinta karya Rossa, hingga Main Serong dan I Love You Bibeh-nya The Changcuters ditampilkan di atas panggung. Tak ketinggalan, lagu-lagu dengan genre dangdut seperti Kelangan, dan reggae dengan Welcome to My Paradise, Country Roads, serta Hitam Putih turut hadir dengan nuansa dan keunikan masing-masing.

 

Di sisi lain, Nael sendiri mengaku bahwa masih banyak yang perlu dievaluasi dari acara tersebut, khususnya dalam aspek controlling crowd. Di mana dengan jumlah hadirin yang mencapai 600 orang, sulit untuk mengontrolnya. Terlebih dengan bervariasinya genre lagu yang dibawakan oleh MMG, seperti dangdut dan metal yang berpotensi menimbulkan keramaian.

 

Tak lupa, penggemar musik rock itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para khalayak yang telah hadir. “Tanpa adanya kalian, tanpa adanya suara kalian, Festaphoria enggak akan ada,” tutupnya.   

 

 Reporter: Ichsan Semma

Editor: Ryan Saputra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar