Breaking News
Loading...

Jumat, 16 Desember 2022

Darul Ifta Sebagai Solusi Untuk Indonesia

 

Wawancara bersama Ustaz Mahkamah Mahdi, Lc., MA. (dok. Wawasan)

Wawasan, Kairo – Ustaz Mahkamah Mahdi, Lc., MA. selaku pemateri pada acara Talk Show Bunga Bank menjelaskan bahwa permasalahan besar Indonesia ialah masyarakat kesusahan untuk mencari jawaban atas beberapa pertanyaan yang bersifat personal. Meskipun telah ada Majelis Fatwa Indonesia, akan tetapi mereka hanya menjawab masalah yang bersifat kolektif atau umum. Tidak ada tempat yang benar-benar dapat menjawab masalah pribadi tentang hukum Fikih Islam. Oleh karena itu, pentingnya dibuat institusi yang seperti Darul Ifta di Indonesia sebagai solusi tepat untuk saat ini.


 

“Pertama, di kita itu ada tanggung jawab atau pemberian fatwa, jadi itu yang tidak ada di Indonesia. Tidak dibangun di Indonesia, di sini ada Darul Ifta setiap hari menjawab 5000 pertanyaan. Pelayanannya itu sangat terbuka”, yang merupakan jawaban singkat dari Ustaz Mahkamah Mahdi, Lc., MA. saat menjalani sesi wawancara bersama kru Wawasan pada Kamis, (15/12) di Layalindo, Darrasah.

 

 

“Institusinya ada, di kita tidak ada,” tuturnya sebagai orang yang telah berusaha untuk mempertemukan orang dari Darul Ifta dengan orang dari Komisi Fatwa.

 

 

Itulah mengapa banyak orang Indonesia yang masih bingung untuk mencari jawaban. Mereka kerap kali mencari jalan pintas, seperti mencari jawaban pada google. Hal ini adalah sesuatu yang tidak dapat dibenarkan kata beliau. Oleh karena itu, maka memang sudah seharusnya institusi ini dibuat oleh Indonesia.

 

 

Dalam sesi wawancara tersebut pun ia sempat menyinggung tentang langkah tepat Indonesia dalam menyikapi problematika bunga bank, yaitu membentuk Bank Syariah di mana solusi ini sejalan dengan kaidah “ma la yudraku kulluhu, la yutraku kulluhu” yang berarti apa yang tidak dapat diraih semuanya, jangan ditingalkan seluruhnya, tukas beliau.

 

 

Terakhir, ia pun menegaskan bahwa materi itu soal ke dua. Yang paling penting itu adalah motivasi kita untuk belajar di setiap pertemuan agar ketika di Indonesia dapat menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh masyarakat nanti. 



Reporter: Ilham Pratama


Editor: Ryan Saputra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar