Breaking News
Loading...

Jumat, 01 April 2022

Sayangkan Masisir yang Golput, Ketua PPR: Kalau Mau Didengar, Sampaikan Hak Pilih Anda

 

Ketua PPR 2022 (Gambar: dok. Wawasan)

Wawasan, Kairo—“Kalau ingin bersuara, ingin didengarkan suaranya, maka sampaikan hak pilih anda. Sudah dilantik presidennya siapa, tapi tidak memilih kemarin, eh malah protes. Bagaimana posisi ta’? Nda ada partisipasi pada saat pemilihan, sedangkan pada saat terpilih mau ki’ tuntut itu. Realitanya, jarang sekali orang yang menyadari itu,” ungkap Nurul Fajri selaku ketua Panita Pemilu Raya (PPR) 2022 pada saat wawancara bersama kru Wawasan di Wisma Nusantara, (1/4)

 

Selain itu, ia berharap bahwa jumlah Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir) yang sudah mencapai angka 11.704 orang itu memenuhi angka  5.000 pemilih pada pesta demokrasi tahun ini. Ironinya, Tempat Pemungutan Suara (TPS) masih sepi dan belum menjadi perhatian lebih bagi Masisir, hingga mencapai 8.342 suara Masisir yang golput.

 

“Dari hal yang membuktikan itu, pada dasarnya banyaknya teman-teman tidak tahu nomor DPT. Hal yang saya sayangkan, panitia dari tanggal 19 Maret sudah di-share DPT (Data Pemilih Tetap). Kemudian di-up lagi tanggal 24. Jadi dua kali ada penyebaran DPT, kemudian masih ada yang belum memperhatikan itu. Euforianya mungkin saya rasa sudah sampai kepada teman-teman Masisir, bahkan ada di titik sampai bosen melihat status PPR itu,” ungkapnya.

 

Sampai pada sesi Techinical Meeting pada tanggal 28 Maret, kedua paslon meminta perpanjangan waktu untuk DPT ini karena melihat data Masisir masih sangat sedikit. Setelah memikirkan berbagai pertimbangan, akhirnya ia menyetujui hal tersebut, diperpanjang hingga esok harinya, Jumat 29 Maret pada pukul 20.00 Cairo Local Time (CLT).

 

Hingga pada waktu yang telah ditentukan, ternyata masih ada yang mengadu perihal Data PemilihTetap. Bahkan di hari pemilihan, ia menjelaskan bahwa masih ada Masisir yang melaporkan dengan kasus yang sama. Sampai Fajri sangat berharap agar sikap apatis seperti ini dikesampingkan dulu, karena ini bukan untuk kebaikan kelompok tertentu, tapi justru ini demi kebaikan Masisir ke depannya tanpa terkecuali. (Ryan)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar