Breaking News
Loading...

Rabu, 06 Januari 2021

24 Hari KKS Punya Mobil, Apakah Wacana atau Hanya Sebatas Janji Kampanye?

 

Karikatur Mobil KKS (Gambar: dok. Wawasan)

Wawasan, Kairo- Sebelum menjabat sebagai Punggawa Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKS) Mesir periode 2020/2021, Muhammad Arizal Amir, Lc. mencanangkan beberapa program unggulan dalam kampanyenya, salah-satunya yaitu pengadaan mobil KKS.

 

Selama enam bulan menjabat sebagai Punggawa KKS, diduga belum juga ada realisasi untuk mewujudkan janji yang telah dikatakannya pada masa kampanye kala itu. Akankah ini hanya janji belaka seperti tahun-tahun silam? Ataukah memungkinkan adanya pelemparan tanggung jawab tersebut ke periode selanjutnya?

 

Sedangkan, mulai ramai perbincangan para warga KKS yang menantikan aksi dari Punggawanya, toh apalagi hal ini salah satu program unggulan dari Punggawa untuk KKS. Sejak dilantik menjadi Punggawa, sudah sepantasnya aksi untuk merealisasikan terlaksananya program-program besar dan unggulannya mulai digiatkan, tapi buktinya sampai saat ini pengadaaan mobil untuk KKS belum juga terealisasikan.

 

Menurut As’ad Sulaiman, Lc., Dipl., salah satu warga KKS ketika dimintai pandangannya tentang pengadaan mobil, ia mengatakan bahwa apapun kebijakan yang ditempuh pengurus tentunya sudah melalui perhitungan dan pembicaraan yang matang tentang manfaat dan konsekuensinya, KKS secara khusus memang sangat membutuhkan sebuah badan usaha yang bisa digunakan sebagai sumber dana tetap organisasi sehingga tidak hanya terfokus pada iuran anggota dan sumbangan para donatur serta pembayaran iuran temus.

 

As’ad juga menambahkan, sejak kepengurusan sebelum-sebelumnya selalu ada wacana pengadaan badan usaha seperti mobil, warung, homestay dan lainnya. Tapi karena beberapa kendala sehingga belum kita liat hasilnya saat ini. Maka akan sangat bagus untuk KKS secara umum jika pengurus tahun ini dapat mewujudkan pengadaan mobil yang sejak dulu dicanangkan pengurus-pengurus sebelumnya.

 

Mobil KKS yang rencana akan diadakan pada bulan Februari 2021, masih belum jelas kepastiannya, bahkan pada Rabu (23/12) Rizal mengatakan bahwa usaha dalam pengadaan mobil KKS baru 10%, padahal sisa waktu yang tersisa sudah terbilang singkat.

 

Kendala yang pasti muncul dalam pengadaan mobil KKS ini tentunya dana, sehingga dalam hal ini, Rizal mencanangkan sumber dana untuk pengadaan mobil KKS itu dihasilkan dari Badan Usaha Milik Keluarga (BUMK), pengajuan proposal, dan iuran anggota.

 

Namun ketika Bendahara 1 KKS, Muhammad Amal Syarifuddin ditanyai perihal pemasukan BUMK, Amal mengatakan bahwa pemasukan BUMK belum ada yang difokuskan untuk mobil KKS.

 

Di ruangan Perpusdok terdapat amplop untuk sumbangan yang bertuliskan mobil KKS, namun Amal juga menyampaikan bahwa isi dari amplop tersebut hanya 29 Le dan 1 US$ (Jika dirupiahkan senilai Rp. 31.702). Amal pun juga menambahkan bahwa rekening sumbangan untuk mobil KKS pun belum ada dana sama sekali.

 

Salah satu sumber dana mobil KKS juga yaitu pengajuan proposal, namun Rizal juga mengatakan pada Rabu (23/12) bahwa untuk proposal pengadaan mobil belum ada, tapi sudah dirancang kasar.

 

Ketua BUMK, Zulkifli Abd.Rahim ketika diwawancarai oleh kru Wawasan, Zulkifli menyatakan bahwa ia telah bertanya kepada Punggawa KKS mengenai mobil KKS yang awalnya direncanakan pada bulan Februari, akan tetapi, Rizal mengatakan bahwa untuk Mobil KKS itu tidak perlu terburu-buru, yang penting semuanya rapi.

 

Melihat masa jabatan kepengurusan periode ini sudah terbilang singkat, pernyataan Punggawa KKS dianggap menghawatirkan, jangan sampai mobil KKS hanyalah janji kampanye yang menjadi pemanis bibir belaka bagi warga KKS seperti tahun-tahun yang sudah lalu. Akankah mobil KKS dapat terwujudkan? Tentunya warga KKS menantikan perkembangannya. (Sakinah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar